Lewati ke konten

Cara Membuat Google Business Profile dari Nol: Panduan Lengkap UMKM Tangerang

Panduan ini memandu Anda membuat Google Business Profile (GBP) dari nol — mulai dari belum punya akun sama sekali hingga listing Anda aktif dan siap ditemukan di Google Maps. Ditujukan untuk pemilik UMKM di Tangerang, BSD, dan Serpong yang belum pernah menyentuh GBP sebelumnya.

Mengapa Ini Penting untuk UMKM di Tangerang

Section titled “Mengapa Ini Penting untuk UMKM di Tangerang”

Tangerang adalah salah satu kota dengan pertumbuhan bisnis lokal yang padat — dari warung makan di Cipondoh, laundry di Bintaro, hingga jasa servis AC di Gading Serpong. Setiap hari ribuan pencarian lokal terjadi: “bengkel motor dekat Karawaci”, “catering BSD murah”, “salon kuku Alam Sutera”.

Hasil yang muncul paling atas bukan iklan dan bukan website — melainkan Map Pack: tiga listing Google Maps yang muncul di bawah peta. GBP adalah syarat mutlak untuk masuk ke sana.

Tanpa GBP yang diklaim dan diisi lengkap, bisnis Anda tidak terlihat oleh calon pelanggan yang paling siap membeli — mereka yang sedang aktif mencari di area Anda. Membuat GBP gratis dan tidak membutuhkan keahlian teknis khusus. Yang dibutuhkan adalah ketelitian dan konsistensi.

Buka business.google.com dan masuk dengan akun Google. Gunakan akun milik pemilik bisnis atau pengelola terpercaya yang posisinya stabil — bukan akun karyawan yang bisa resign.

2. Cek Apakah Bisnis Anda Sudah Ada di Google

Section titled “2. Cek Apakah Bisnis Anda Sudah Ada di Google”

Sebelum membuat listing baru, cari nama bisnis Anda di Google Maps. Kadang Google sudah membuat listing otomatis (unclaimed) berdasarkan data dari sumber lain.

  • Jika sudah ada: klik “Klaim bisnis ini” dan lanjut ke langkah verifikasi.
  • Jika belum ada: klik “Tambahkan bisnis Anda” di Google Maps atau mulai dari business.google.com.

Ini adalah fondasi NAP (Name, Address, Phone) — tiga data yang harus konsisten di semua platform.

KolomPanduan Pengisian
Nama bisnisNama asli bisnis, tanpa tambahan keyword. Contoh: “Laundry Kiloan Bunda Ayu”, bukan “Laundry Murah Terbaik BSD”
Kategori utamaPilih yang paling akurat. Akan dibahas di langkah 5
AlamatAlamat fisik lengkap tempat pelanggan bisa datang
Nomor teleponSatu nomor utama aktif. Gunakan format yang akan Anda pakai di semua platform
Jam operasionalIsi akurat, termasuk hari Minggu dan hari libur nasional

4. Tentukan Apakah Bisnis Anda Melayani Pelanggan Datang Langsung atau Mendatangi Pelanggan

Section titled “4. Tentukan Apakah Bisnis Anda Melayani Pelanggan Datang Langsung atau Mendatangi Pelanggan”

Google membedakan dua tipe bisnis:

  • Storefront: pelanggan datang ke lokasi Anda (toko, kafe, salon, klinik). Tampilkan alamat lengkap.
  • Service Area Business (SAB): Anda mendatangi pelanggan (jasa catering, AC, plumber). Sembunyikan alamat dan isi service area dengan nama kota atau kecamatan.

Bisnis seperti tukang las panggilan di Ciledug atau jasa fotografi keliling di Tangerang Selatan masuk kategori SAB — jangan tampilkan alamat rumah.

Kategori adalah sinyal terkuat yang memberi tahu Google untuk pencarian apa Anda relevan.

  • Kategori utama: satu kategori yang paling menggambarkan inti bisnis Anda.
  • Kategori sekunder: tambahan untuk layanan atau produk pendukung, maksimal relevan.

Contoh untuk UMKM di Tangerang:

Jenis BisnisKategori UtamaContoh Kategori Sekunder
Warung makan padangIndonesian RestaurantRestaurant
Jasa laundryLaundry ServiceDry Cleaner
ApotekPharmacyHealth & Medical
Bengkel motorMotorcycle Repair ShopAuto Parts Store

Cek GBP kompetitor yang sudah muncul di Map Pack untuk referensi kategori yang Google anggap relevan di area Anda.

Sebelum mengajukan verifikasi, unggah minimal tiga foto:

  1. Foto eksterior (tampak depan bisnis dengan papan nama terlihat jelas)
  2. Foto interior atau area tempat pelanggan dilayani
  3. Foto produk atau layanan utama

Foto asli lebih baik dari foto stok. Kualitas cukup — tidak harus resolusi tinggi, tapi tidak boleh gelap atau blur.

Ini langkah paling krusial. Tanpa verifikasi, listing Anda tidak aktif dan tidak ranking.

Google menawarkan beberapa metode verifikasi:

  • Video call: Paling umum sejak 2024. Anda dihubungi via Google Maps app. Siapkan: papan nama toko terlihat dari luar, interior dengan produk/alat kerja, dan terkadang dokumen seperti SIUP atau KTP pemilik.
  • Kartu pos: Google kirim kode ke alamat bisnis. Biasanya 5-14 hari.
  • Telepon atau email: Tersedia untuk bisnis tertentu yang sudah ada datanya di Google.

Setelah aktif, segera lengkapi:

  • Deskripsi bisnis: 1-2 paragraf, sebut produk/layanan utama dan lokasi spesifik (misalnya “melayani area BSD, Serpong, dan sekitarnya”).
  • Atribut: pilihan seperti “Wi-Fi tersedia”, “parkir gratis”, “ramah disabilitas” — relevan untuk kafe, restoran, atau salon.
  • Menu atau daftar produk: untuk bisnis kuliner atau toko, isi katalog produk langsung di GBP.
  • Link website atau WhatsApp: jika belum punya website, link WhatsApp bisnis cukup untuk sementara.

Apakah saya bisa membuat GBP tanpa website?

Ya. GBP berdiri sendiri tanpa website. Untuk link kontak, Anda bisa gunakan nomor WhatsApp bisnis. Namun memiliki website — meskipun sederhana — akan memperkuat sinyal lokal secara keseluruhan.

Berapa lama setelah verifikasi listing saya mulai muncul di Google Maps?

Listing biasanya mulai terindeks dalam beberapa hari setelah verifikasi berhasil. Namun muncul di Map Pack (tiga teratas) membutuhkan waktu lebih lama karena bergantung pada review, foto, aktivitas profil, dan faktor kompetisi di area Anda.

Bolehkah satu akun Google mengelola lebih dari satu GBP?

Ya. Satu akun Google bisa mengelola beberapa listing — berguna jika Anda punya beberapa cabang atau beberapa bisnis berbeda di Tangerang.

Bagaimana jika ada listing GBP lama dengan informasi yang salah atas nama bisnis saya?

Klaim listing tersebut dengan membuktikan kepemilikan melalui proses verifikasi. Setelah berhasil diklaim, Anda bisa mengedit semua informasi yang salah. Jangan biarkan listing duplikat atau salah info berjalan tanpa diklaim.

  • GBP adalah syarat masuk Map Pack — tanpanya bisnis Anda tidak bersaing di pencarian lokal.
  • Cek dulu apakah listing bisnis Anda sudah ada sebelum membuat yang baru.
  • Gunakan akun Google yang stabil dan milik pemilik bisnis.
  • Isi NAP (nama, alamat, telepon) dengan format konsisten yang akan dipakai di semua platform.
  • Pilih kategori utama yang spesifik dan akurat — ini sinyal ranking paling kuat.
  • Siapkan foto eksterior yang jelas untuk melewati verifikasi video call.
  • Selesaikan pengisian profil lengkap dalam satu sesi setelah verifikasi aktif.
  • Setelah aktif, fokus ke review, foto rutin, dan posting berkala untuk meningkatkan ranking.

Ditulis oleh Doni Saputra, praktisi local SEO yang membantu UMKM Tangerang, BSD, dan Serpong sejak 2012. Terakhir diverifikasi: 2026-08-01. Kebijakan dan antarmuka Google Business Profile dapat berubah — untuk informasi terkini, cek Google Business Profile Help.