Lewati ke konten

GBP Posts — yang work vs yang abaikan oleh Google

Saat fitur Posts pertama diluncurkan 2017, ada hype besar — bisnis post update apapun dan dapat exposure. Sekarang 2026, GBP Posts sudah jauh lebih nuanced.

Google sudah refine algorithm-nya. Tidak semua post di-index, tidak semua post berdampak ke ranking. Yang work di 2018 (post random “buka sampai 22:00 malam ini”) tidak work lagi.

Berdasarkan observasi dari 30+ klien yang saya handle 2024-2026, post yang punya impact biasanya satu dari empat kategori:

Post yang punya start date + end date explicit lebih sering di-feature di listing. Contoh:

  • “Cupping Session — Sabtu 12 April 09:00-11:00”
  • “Promo Lebaran — diskon 20% pickup laundry, 5-15 April”
  • “Wedding Exhibition — 18-19 April, Lippo Mall Karawaci

Format struktur ini Google recognize sebagai relevant data, bukan generic content.

Post promosi yang sertakan angka harga atau diskon spesifik lebih convert dan lebih sticky. Vs post “Promo Spesial Hari Ini” yang vague.

Contoh good:

  • “Cuci karpet rumah tipe 36 — Rp 280rb (normal Rp 350rb), valid sampai 20 April”
  • “Treatment scaling gigi — Rp 425rb (normal Rp 550rb), berlaku Mei 2026”

Contoh weak:

  • “Diskon spesial untuk pelanggan baru!”
  • “Penawaran terbatas — kontak kami”

3. Product post yang link ke service items

Section titled “3. Product post yang link ke service items”

Kalau Anda sudah set up service items di GBP, post yang “feature” service tertentu boost visibility service itu. Contoh:

Service item: “Veneer Composite — Rp 1.5 juta per gigi” Post terkait: “Veneer composite di klinik kami: proses 2-3 kunjungan, durable 5-8 tahun. Klik untuk konsultasi gratis.”

Post ini tidak cuma marketing — Google associate post dengan service item, dan ranking listing untuk “veneer Serpong” naik.

Post yang share update operational atau staffing spesifik (bukan generic). Contoh:

  • “Dokter Sari kembali praktik mulai 15 April setelah cuti hamil. Slot Senin/Rabu/Jumat sore sudah bisa di-book.”
  • “Cabang baru di Ciputat — buka 1 Mei. Alamat: [detail]. Layanan sama dengan cabang utama.”

Pelanggan suka tahu siapa yang akan melayani mereka dan kapan. Update yang spesifik ini high-engagement.

Yang TIDAK work (sekalipun banyak orang masih lakukan)

Section titled “Yang TIDAK work (sekalipun banyak orang masih lakukan)”

Inspirational quote post. “Senin pagi yang baru — semoga minggu Anda produktif!” — Google ignore, customer scroll.

Generic holiday post. “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H — kami libur 5-7 April.” OK kalau memang libur (informational), tapi jangan jadi konten utama. Anda butuh substance.

Foto-only post tanpa context. Upload foto interior tanpa caption substantif tidak berdampak. Caption harus include keyword + value untuk reader.

Post berlebihan. Posting 3x sehari justru turunkan signal — Google klasifikasi sebagai spam-like behavior. Yang work: 2-3 post per minggu, masing-masing substantif.

Untuk bisnis B2C (restoran, café, klinik, retail):

  • 2-3 post per minggu
  • Mix: 1 event/offer, 1 service highlight, 1 update/educational

Untuk bisnis B2B (supplier, kontraktor, konsultan):

  • 1-2 post per minggu
  • Fokus: project update, client testimonial (dengan izin), service deep-dive

Untuk bisnis seasonal:

  • 4-5 post per minggu saat peak season
  • 1 post per 2 minggu saat off-season

Saya kasih klien template framework yang mereka isi:

🗓️ [Nama event] — [Tanggal] [Jam]
[2-3 kalimat deskripsi: apa yang akan terjadi, siapa yang sebaiknya datang, kenapa relevan untuk audiens]
📍 Lokasi: [alamat lengkap atau "di klinik kami"]
📞 RSVP/Info: [WhatsApp atau telepon]
[Hashtag area: #BSD #TangerangSelatan]
[Service name] — [Promo angka]
Normal price: Rp [X]
Promo price: Rp [Y]
Berlaku: [tanggal start] - [tanggal end]
[2-3 kalimat: untuk siapa, syarat (kalau ada), kenapa value]
Booking: [WhatsApp atau link]
[Service spesifik] di [Nama bisnis]
[3-5 kalimat: deskripsi service, durasi, harga (kalau visible), siapa yang cocok, hasil yang bisa diharapkan]
[Photo: foto autentik dari service tersebut, bukan stock]
Booking: [WhatsApp]

GBP Insights di bagian Posts kasih data:

  • Views per post
  • Click per post (kalau ada CTA)
  • Direction request triggered

Post yang views > 100 tapi clicks < 5 → konten OK, CTA lemah. Post yang views < 30 → konten lemah atau timing buruk. Post yang views > 200 + clicks > 10 → kategori juara, replicate format.

Klien restoran BSD post pattern lama:

  • 5x per minggu, kebanyakan foto makanan generic
  • Average views: 45 per post
  • Average clicks: 1-2

Setelah kami restructure ke 3x per minggu dengan mix event/offer/service highlight:

  • Average views: 180 per post
  • Average clicks: 8-12
  • Map Pack pos: naik dari pos 6 ke pos 3 dalam 8 minggu

Frequency turun, quality naik, performance naik.